Wabah Antraks Kembali Melanda Gunungkidul, Pakar Jelaskan Alasannya: Okezone Health

Uncategorized33 Dilihat

BELUM Wabah antraks belakangan ini kembali terjadi di Indonesia. Wabah tersebut terjadi di Gunungkidul, Yogyakarta, setelah warga yang diduga terkena penyakit antraks dirawat di rumah sakit daerah.

Menanggapi situasi ini, dokter dan ahli epidemiologi, Dr. Dicky Budiman, M.Si. PH menjelaskan, berulangnya wabah antraks disebabkan kurangnya pemantauan dan pengendalian wabah tersebut. Selain itu, beberapa faktor penyebab membuat penyakit ini sulit dihilangkan sepenuhnya.

“Pertama, spora antraks itu berumur panjang. Jadi bakteri antraks atau Bacillus Anthracis di dalam tanah membentuk spora yang tahan lama sehingga sulit dibasmi secara tuntas, ini penyebab pertama dan utama, kata Dr Dicky, dikutip dari informasi yang diperoleh MNC Portal Indonesia, Sabtu. (16/03/2024).

Selain itu, keberadaan spesies Bacillus Anthracis membuat ternak dapat tertular sehingga penyakit antraks sulit dikendalikan dan disebarkan. Untuk itu diperlukan upaya pengendalian yang cukup kuat untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Dr Dicky mengatakan, penyebaran penyakit antraks bisa terjadi akibat tiga kondisi pendukung. Pada kesempatan ini beliau menjelaskannya satu per satu.


Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

“Pertama, lingkungan yang mendukung, seperti tanah yang kaya akan spora Bacillus Anthracis, adalah faktor yang memicu wabah berulang kali. Kedua, praktik peternakan yang tidak tepat dan tidak higienis, kebersihan hewan ternak yang buruk, termasuk karkas hewan ternak yang tidak layak menjadi masalah di banyak negara berkembang atau miskin, termasuk Indonesia, yang dapat meningkatkan risiko penyebaran antraks, kata Dr Dicky.

Oleh karena itu, Dr Dicky mengatakan sistem pemantauan dan pengendalian penyakit ini harus ditingkatkan hingga tingkat yang memadai untuk mendeteksi atau memitigasi potensi wabah.

Baca Juga  Aksi Cepat Hashtag Reward Mahfud Medsos Trends X, Netizen Optimis Menang Satu Putaran: National Okezone

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *