Transaksi Bisnis QRIS Tumbuh 400 Persen, BRI Terus Perkuat Keamanan Transaksi: Okezone Economy

Uncategorized147 Dilihat

JAKARTA – Peningkatan inklusi dan literasi keuangan di Indonesia menjadi salah satu fokus PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI, salah satunya adalah terus memberikan kemudahan bertransaksi, termasuk melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Pembayaran melalui QRIS diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi UKM di pelosok tanah air. Selama tahun 2023, volume transaksi bisnis QRIS BRI mengalami peningkatan signifikan sebesar 400 persen.


Direktur Jaringan dan Layanan BRI Andrijanto mengatakan, hal ini menunjukkan penggunaan QRIS semakin digemari masyarakat karena lebih mudah dan cepat.

Jumlah merchant BRI QRIS mencapai 3,7 juta atau meningkat 30 persen year-on-year seiring dengan masifnya akuisisi merchant BRI QRIS.

Tahun ini, akuisisi merchant BRI QRIS diperkirakan tumbuh sebesar 20 persen year-on-year, dengan volume transaksi diperkirakan tumbuh sekitar 18 persen (year-on-year).

Selain akuisisi di pusat perbelanjaan, tempat wisata, tempat makan, dan pusat transaksi lainnya, BRI juga akan terus memperluas penerimaan QRIS melalui API sehingga QRIS BRI dapat lebih mudah terintegrasi dengan aplikasi rekanan, kata Andrijanto.

Selain meningkatkan jumlah kinerja QRIS, BRI terus menjamin keamanan nasabah dalam bertransaksi, termasuk BRI telah menerapkan verifikasi data sesuai SOP seperti mewajibkan merchant melampirkan KTP yang terverifikasi langsung di portal Dukcapil.

Selain itu, perjanjian kerjasama harus ditandatangani oleh pemilik merchant. Hal ini untuk mencegah penyajian laporan keuangan palsu atau penipuan QRIS dengan sengaja.

Mengikuti proses BRI, pemasaran selalu dilakukan di lokasi kepada merchant untuk melihat langsung lokasi usaha guna memastikan kesesuaian dan profil usaha.

Selain itu, dalam memasukkan nama bisnis, selalu ada pengawasan ketat saat mengadaptasi nama bisnis menjadi tanda atau petunjuk bisnis seperti alamat dan nama jalan. Hal ini untuk mencegah penyalahgunaan QRIS oleh merchant.

Baca Juga  Harga Beras Naik 7%, Sri Mulyani Semakin Khawatir: Ekonomi Okezone

Merchant juga bisa mendapatkan jaminan keamanan, termasuk mencegah penipuan berupa konfirmasi palsu dari pembeli.

Pada struk tersebut tertulis nama pedagang, jenis barang dan jumlah transaksi yang diperkirakan di awal kemudian ditunjukkan kepada penjual dengan cara scan barcode QRIS setelah transaksi pembayaran dilakukan, sehingga penjual memberikan barang/jasa tetapi tidak menerima pembayaran ke rekeningnya.

Untuk mencegah penipuan semacam ini, perusahaan meminta pedagang untuk menyerahkan barang/jasanya jika ada notifikasi yang diterima, baik melalui mesin EDC, notifikasi SMS, atau melalui notifikasi BRImo.

Foto: Dok BRI

Merchant BRI QRIS juga dapat mendownload aplikasi BRIMerchant di PlayStore dan kemudian menggunakannya untuk mengecek apakah transaksi yang dilakukan berhasil atau tidak.

Di sisi pembeli, jika menggunakan metode pembayaran QRIS melalui aplikasi BRImo, maka akan ditampilkan nama lengkap merchant QRIS untuk memudahkan pelanggan memastikan kelayakan. Terakhir, Andrijanto juga berharap seluruh merchant dapat rutin mengecek status stiker QRIS miliknya.

“Dalam bertransaksi QRIS, harus ada kehati-hatian semua pihak yang terlibat, mulai dari merchant QRIS, pembeli, pihak pengakuisisi PJP, hingga penerbit, agar transaksi tetap aman dan lancar,” ujarnya.

Lanjutnya, bagi seluruh merchant BRI khususnya pedagang masjid, yayasan atau lembaga nirlaba lainnya agar dapat rutin mengecek status stiker QRIS untuk memastikan keasliannya, dalam kondisi baik, tidak luntur, tidak tertimpa orang lain. stiker atau memiliki indikasi manipulasi lainnya.


Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

(Wul)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *