Sutomo Kramat Jati, pedagang melon meninggal karena air sadah masuk ke tenggorokannya: Okezone Megapolitan

Uncategorized171 Dilihat

JAKARTA – Polisi di Jakarta Timur menetapkan DJ (28) sebagai tersangka penyiraman air keras dan penikaman Utom, penjual semangka di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur. Pelaku diamankan beserta barang bukti yang diperoleh.




Tersangka satu orang, inisial DJ, 28 tahun, kata Kapolres Jakarta Timur Leonardus Simarmata dalam jumpa pers, Selasa (1/9/2024).

Leonardus mengatakan DJ terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. Sebab perbuatan tersangka menyebabkan korban meninggal dunia.

Ancaman hukuman, tindak pidana pembunuhan dan perbuatan penganiayaan yang mengakibatkan kematian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun. “Untuk sementara sesuai pasal 351 KUHP ancaman pidana penjara 7 tahun,” tutupnya.

Sementara itu, kakak ipar korban, Eko mengatakan, pelaku membacok korban sebanyak empat kali dengan celurit.

“Awalnya asam disiramkan padanya, itu mengenai matanya dan dia tidak bisa mengusirnya. Pelaku langsung membacok sebanyak empat kali, kata adik ipar korban, Eko, kepada media.

Lanjut Eko, korban meninggal karena asam yang dibuang pelaku masuk ke tenggorokannya. Berikut hasil otopsi dari pihak rumah sakit.

Berdasarkan keterangan polisi dan hasil visum, asam tersebut masuk ke tenggorokan dan menyebabkan sesak napas saat masuk ke paru-paru, tutupnya.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Utomo diketahui meninggal dunia saat berjualan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (1/8/2024) sekitar pukul 00:10 WIB. Korban meninggal dunia diduga disiram air keras oleh pelaku saat melayani pelanggan.

Baca Juga  Polisi menggeledah kamar asrama di Sukabumi, menemukan 29 paket Sabu siap diedarkan: Okezone News

Momen Sutomo diserang pelaku berinisial DJ terekam kamera CCTV. Nampaknya pelaku menghampiri korban dan langsung menuangkan cairan yang diduga asam.

Pelaku pun membacok korban dengan sabit dan melarikan diri hingga meninggalkan barang bukti di bahu korban.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *