Serunya Wisatawan Pantai Ngliyep Liburan Tanpa Bayar Tour, Ini Faktanya! : Perjalanan Okezone

Uncategorized156 Dilihat

KELOMPOK wisatawan asal Surabaya Jawa Timur menjadi perbincangan di media sosial usai berwisata ke Pantai Ngliyep Malang.

Karena turis ini membawanya baterai eksternal lampu hias pantai milik pengelola pantai di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Akibat kelakuan tujuh wisatawan ini, pengelola wisata merugi lebih dari Rp 500 ribu. Sehingga mereka berkoordinasi dengan Polsek Donomulyo untuk menelusuri keberadaan wisatawan nakal tersebut.

Kepala Unit Pantai Ngliyep Perumda Jasa Yasa, Wijang Erlangga mengungkapkan, pihaknya terus mencari identitas wisatawan yang merugikan dengan tidak membayar biaya wisata yang dipesan wisatawan tersebut.

Awalnya mereka menelusuri nama pemesan paket wisata camping ke Pantai Ngliyep adalah Muhammad Faisol, namun ternyata nama tersebut palsu.

(Foto: Instagram/@pantaingliyepmalang)

Kemudian pada Selasa 2 Januari 2024, mereka berhasil melacak 3 dari 7 wisatawan asal Surabaya.

“Kami menemukan salah satu akun Facebook dan Instagram asli, mencoba menghubunginya padahal akun tersebut diprivate. Kemudian kami telusuri kembali dan menemukan 2 akun temannya (laki-laki dan perempuan) yang kemarin ke Pantai Ngliyep,” ujarnya. . Wijang Erlangga saat dikonfirmasi wartawan. , Minggu (1/7/2024).

Selain menemukan akun media sosialnya, Jasa Yasa juga memperoleh dokumen pribadinya. Mereka diketahui bekerja di Surabaya. Namun meski membawa dokumen pribadi di saku dan berdiskusi di media sosial, turis ini enggan diajak bekerja sama.

Mereka bahkan beberapa kali menghubungi mereka untuk mengembalikan barang dan membayar tur yang mereka pesan, namun diabaikan begitu saja.

Hasil pencarian sudah kami kirimkan kepada pelaku, namun masih belum ada tanggapan. Mereka terkesan enggan mempertanggungjawabkan perbuatannya, ujarnya.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Baca Juga  Boeing Starliner pertama kali membawa astronot ke luar angkasa: Okezone Techno

Suka atau tidak, Perumda Jasa Yasa menghubungi HRD tempatnya bekerja. Wijang ternyata mempunyai keterkaitan dengan HRD tempat salah satu pelaku bekerja, oleh karena itu laporan tersebut dilaporkan kepada atasan di perusahaan tempat pelaku bekerja.

“Saya menghubungi pelaku melalui telepon, meminta perlengkapan kami dikembalikan dan mereka membayar biaya perjalanan. Awalnya mereka bilang sibuk dengan pekerjaan sehingga tidak bisa ke kantor Perumda Jasa Yasa, namun dia menjelaskan kami tidak akan melakukannya. melakukan apa pun pada mereka,” jelasnya.

Setelah berbincang melalui telepon, turis asal Surabaya itu akhirnya bersedia membayar biaya turnya. Mereka pun meminta maaf atas tindakan yang mereka lakukan.

Tips infografis liburan pantai yang aman

Sedangkan untuk power banknya, mereka mengaku diculik secara tidak sengaja. Dan mereka baru menyadarinya saat tiba di Surabaya, ujarnya.

Wijang memastikan kasus ini telah berakhir damai dan tidak akan dilanjutkan ke proses hukum. Namun, dia mengingatkan agar kasus serupa tidak terulang kembali. Wisatawan diimbau cerdas dan menjaga etika saat datang ke tempat wisata mana pun.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *