Roy Suryo: Audit Forensik KPU Segera Sirecap: National Okezone

Uncategorized44 Dilihat

JAKARTA – Pakar telematika Roy Suryo meminta segera dilakukan audit forensik terhadap Sistem Informasi Rekapitulasi atau Sirekap milik Komisi Pemilihan Umum (KPU). Apalagi, hingga Selasa 5 Maret 2024 malam, Sirekap belum menampilkan grafik perolehan suara mulai Pilpres hingga Pileg.

“Itu saja, saya sudah katakan sejak awal dua minggu lalu bahwa perlu audit forensik. “Kalau tidak mau audit forensik, berarti mereka langsung melanggar UU Keterbukaan Informasi,” kata Roy Suryo di iNews Hari Ini, Rabu (6/3/2024).

Roy Suryo juga meminta agar hak angket tidak ditangguhkan dalam penyidikan kecurangan pemilu. Perlu diketahui, salah satu materi yang menjadi hak penyidikan adalah autopsi Sirekapu. “Jangan sampai kuisioner terhenti karena salah satu materi kuisioner adalah autopsi Sirekapu,” ujarnya.

Roy Suryo menyayangkan penghapusan grafik Sirekap yang digunakan untuk menunjukkan jumlah sebenarnya perolehan suara pada pemilu presiden dan legislatif. “Saya sangat menyayangkan penghapusan data dan perhitungan yang ada di Sirekapa, jadi datanya diperbaiki, bukan dihapus,” ujarnya.

Ia mengingatkan, salah satu partai yang sebelumnya perolehan suaranya tidak melebihi ambang batas parlemen, bisa saja bertambah dan akhirnya melebihi 4% suara.

“Hanya ini yang saya pesan, semoga prediksi saya tidak salah, itu saja. Jangan sampai besok angkanya terus melonjak tiba-tiba. Ada partai yang tiba-tiba masuk ambang batas karena jumlahnya begitu, lalu jadi seperti itu, kata Roy Suryo.




Ikuti berita Okezone berita Google

Dapatkan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Roy Suryo menambahkan, saat ini masyarakat tidak mengetahui jumlah perolehan suara di Sirekapa selama hampir 1×24 jam. “Yah, kami kosong setiap 24 jam sekali. Jadi nanti bisa saja ada angka-angka yang berurutan, angka-angka lagi yang tidak bisa dilacak, tiba-tiba satu hasil melonjak, satu hasil hilang, ujarnya.

Baca Juga  10 Restoran Korea Bercitarasa Otentik di Jakarta Utara, Foodies Buruan Dekati! : Perjalanan Okezone

“Kalau kemarin bisa kita pantau, kita bisa merekamnya. Jadi masyarakat punya data dari Sirekap, tapi sekarang tidak punya. Ini berbahaya,” tutupnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *