Pria Ditangkap Setelah Diduga Menyentuh Pantat Jurnalis Saat Siaran TV: Okezone News

Uncategorized214 Dilihat

ORANG SPANYOLPOLISI di dalam Orang Spanyol mereka menangkap seorang pria karena dicurigai melakukan kejahatan pelecehan seksual setelah dia terlihat menyentuh pantat seorang jurnalis TV saat dia berada siaran langsung dari jalanan Madrid.

Pria tersebut menghampiri Isa Balado, jurnalis program “En boca de todos” di saluran Spanyol Cuatro, saat melaporkan dugaan perampokan tersebut pada Selasa (12/09/2023).




Pria itu terlihat mendekatinya dan kemudian tampak menyentuh pantatnya saat ia mengobrol dengan presenter Nacho Abad di studio.

Balado mencoba melanjutkan siaran ke kamera, namun Abad bertanya apakah pria itu baru saja menyentuh pantatnya.

Ketika Balado mengiyakan, Abad memintanya untuk menampilkan “orang bodoh ini” di kamera.

Kamera kemudian memperkecil untuk menampilkan Ballad dan pria itu.

“Apakah kamu benar-benar perlu menyentuh pantatku?” dia bertanya sebelum memberitahunya bahwa dia sedang siaran langsung di TV. “Saya ingin Anda mengizinkan saya bekerja,” katanya.

Ikuti berita Okezone berita Google


Dia terus berbicara dengannya, lalu mengulurkan tangan untuk mengusap kepalanya dan akhirnya pergi.

Balado kemudian melanjutkan pesannya yang lain. Di bagian video selanjutnya, Balado mengomentari apa yang terjadi.

“Ini sangat tidak nyaman, terutama saat Anda sedang bekerja,” katanya, sebelum kamera bergerak dan menunjukkan seorang pria berdiri di jalan bersama pria lain.

Dia kemudian mendekati Balad lagi dan mencoba berbicara dengannya sebelum meminta penghentian siaran.

Insiden tersebut menuai kecaman dari politisi Spanyol, termasuk Menteri Tenaga Kerja Yolanda Díaz.

Machismo artinya jurnalis mengalami pelecehan seksual seperti itu dan pelakunya muncul di depan kamera tanpa penyesalan, tulis Díaz, Selasa (12/09/2023) di X yang dulu bernama Twitter.

Baca Juga  Jadwal imsak dan waktu sholat bulan Oktober 2023 Jakarta dan sekitarnya

“Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja,” lanjutnya.

Menteri Kesetaraan Irene Montero juga menyatakan dukungannya terhadap Balad.

“Menyentuh tanpa persetujuan adalah kekerasan seksual,” tulisnya pada Selasa (12/9/2023) dalam postingan di X.

“Hanya ya berarti ya,” katanya.

Pria tersebut kemudian ditangkap dan Polisi Nasional Spanyol merilis video yang menunjukkan X dibawa pergi dengan borgol.

Pada Rabu (13/9/2023), Pengadilan Magistrate Madrid membebaskannya. Hakim tidak mengambil tindakan pencegahan apa pun karena ia yakin korban tidak menghadapi risiko lebih lanjut.

Juru bicara Mahkamah Agung Madrid mengatakan kepada CNN bahwa penyelidikan dan proses pidana akan terus berlanjut.

Rekan Balad mengkritik keputusan memecatnya.

Ini masalahnya, kata presenter Verónica Dulanto, Rabu (13/09/2023) di Cuatro.

“Dia bahkan tidak ada di sana 24 jam,” lanjutnya.

CNN telah menghubungi perusahaan induk Cuatro, Mediaset Espana, untuk memberikan komentar.

Insiden ini terjadi ketika Spanyol menghadapi hukuman atas pelecehan seksual dan kekerasan berbasis gender setelah Luis Rubiales, presiden Federasi Sepak Bola Spanyol, dituduh mencium pemenang Piala Dunia Wanita Jennifer Hermoso tanpa izin.

Rubiales mengundurkan diri dari jabatannya pada Minggu (10 September 2023) setelah berminggu-minggu mendapat kritik keras.

Ciuman itu terjadi setelah tim Spanyol memenangkan final Piala Dunia Wanita pada 20 Agustus dan memicu kecaman di Spanyol dan seluruh dunia.

Rubiales, 46, sebelumnya meminta maaf dan menggambarkan ciuman itu sebagai “proses timbal balik”, yang dibantah oleh Hermoso dengan mengatakan dia tidak setuju dan tidak sopan.

Konten di bawah ini disajikan oleh pengiklan. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *