PPP menggugat hasil pemilu Mahkamah Konstitusi, mengklaim mereka kehilangan 200.000 suara di 18 provinsi: Národná Okezone

Uncategorized54 Dilihat

JAKARTA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi mengajukan permohonan ke Mahkamah Konstitusi pada Sabtu 23 Maret 2024 malam untuk menggugat hasil Pemilihan Umum (PHPU) tahun 2024. Partai berlambang Ka’bah itu mengaku banyak suaranya yang dicuri saat penghitungan ulang sehingga hasil akhir tidak melewati ambang batas parlemen.

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan, gugatan itu dilatarbelakangi adanya indikasi hilangnya suara partai PPP di beberapa provinsi. Padahal, berdasarkan jajak pendapat internal, PPP mengklaim meraih 6,6 juta suara, sehingga seharusnya bisa melewati ambang batas presiden sekitar 4,4 persen.

“Kalau perolehan suara PPP diduga kalah dalam beberapa pemilu, sehingga jumlah kita di rekap KPH hanya 3,87 persen, di bawah ambang batas,” kata Baidowi di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Sabtu. 23 Maret 2024).

BACA JUGA:

“Kita 6 juta lebih, sudah lebih dari 4,4 persen, hampir 4,1, 4,0, itu saja,” ujarnya.

Sapaannya, Awiek, mengatakan suara PPP diduga hilang di 18 provinsi di Indonesia. Dari 18 provinsi, terdapat 30 daerah pemilihan yang terindikasi kehilangan suara PPP.

“Gugatannya cukup banyak di 18 provinsi. Ada beberapa daerah pemilihan, kalau tidak salah sekitar 30 daerah pemilihan,” jelasnya.

Dia mengklaim, PPP memiliki seluruh bukti dugaan hilangnya suara di 18 provinsi berdasarkan pemeriksaan tim kuasa hukum. Jumlah total suara yang hilang diperkirakan lebih dari 200.000 suara.

BACA JUGA:

“Di dapilnya tidak banyak, paling banyak 3.000-4.000 (suara hilang), tapi itu terjadi di seluruh dapil. Jadi kalau totalnya lebih dari 200.000, terpantau,” ujarnya.

PPP berharap dapat memulihkan kehilangan 200.000 suara. Ratusan ribu suara yang hilang diklaim bisa memaksa PPP melewati ambang batas parlemen.

Baca Juga  1.305 Staf Direktorat Perhubungan Polda Metro Jaya dikerahkan untuk mengamankan pemilu 2024: Okezone Megapolitan

“Alhamdulillah, kurang dari dua jam sebelum tanggal yang ditentukan, kami sudah mendaftar. Dan bukti dasar… yang terpenting dalam pendaftaran adalah formulir permohonan dan bukti dasar. Kami akan menyelesaikannya dalam waktu yang ditentukan undang-undang,” dia berkata.

Sebagai informasi, suara sah Pemilu 2024 berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) berjumlah 1.515.796.631. Pada penetapan hasil, PPP memperoleh 5.878.777 suara atau 3,87 persen.

BACA JUGA:

Jika PPP berhasil membuktikan 200.000 suara hilang, maka PPP mendapat 6.078.777 suara. Dari hasil tersebut, PPP bisa dikatakan melewati batas karena perolehan suaranya sebesar 4,01 persen.



Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

(sal)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *