Pertamina batalkan izin SPPBE LPG Nakal 3 Kg: Okezone Economy

Uncategorized72 Dilihat

JAKARTA – Kualitas dan kuantitas LPG 3 KG saat ini sedang dalam proses pemeriksaan kembali oleh Pertamina. Pemeriksaan dilakukan di dua lokasi Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Kota Bekasi yaitu SPPBE Surya Alam Pratama dan SPPBE Pacific Sumber Segara dengan menggunakan metode pengambilan sampel sebanyak 50 botol dari kedua SPPBE.

Karawang Pertamina Sales Area Patra Niaga Regional Jawa Barat (JBB) bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Legal dan Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas Bumi Nasional (Hiswana Migas) melakukan uji sampel untuk memeriksa 3 KG LPG.

Retail Sales Manager Karawang Achmad Rifqi mengatakan, hasil pemeriksaan yang dilakukan di sana oleh Pertamina Patra Niaga, UPTD Metrologi dan Hiswana Migas LPG 3 KG, kualitas dan kuantitasnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Hasil pemeriksaan di dua lokasi SPPBE di Bekasi telah sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 31/M-DAG/PER/10/2021 tentang Barang Dalam Kemasan. Status per 13 Oktober 2011,” jelas Rifqi, Jumat (31/05/2024).

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Barat, Eko Kristiawan mengatakan, Pertamina Patra Niaga akan terus memantau dan mengontrol pengisian tabung gas elpiji di SPPBE agar elpiji yang sampai ke masyarakat memiliki manfaat. kandungan dan dosis yang benar.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

“Setiap Area Penjualan secara berkala melakukan pemantauan pengisian tabung gas LPG di SPBE dan SPPBE yang ada di lokasinya agar meteran dalam keadaan aktif,” kata Eko.

Baca Juga  Viral Jukir Ilegal Ketok Parkir Bus Rp 300 Ribu Menparekraf Sandiaga Minta Petugas Tindak Tegas: Video Okezone

Pengecekan akan terus dilakukan di setiap SPBU untuk mengantisipasi adanya residu atau sisa gas pada tabung LPG yang akan mempengaruhi jumlah pengisian ke dalam tabung. Hal ini dilakukan guna mencegah kesalahan takaran yang merugikan konsumen dan masyarakat umum.

“Pertamina Patra Niaga akan mengenakan sanksi administratif sampai dengan dicabutnya izin penyelenggaraan SPBE dan SPPBE yang tidak memenuhi ketentuan,” tutup Eko.

Baca selengkapnya: Ketidaksesuaian pengukuran, izin SPBE LPG 3 Kg dicabut

Menindaklanjuti Saluran WhatsApp Okezone untuk update terbaru setiap hari

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *