Penumpang sepeda motor berbahaya diminta tidak membawa anak-anak: Okezone Automotive

Uncategorized62 Dilihat

JAKARTA – Diperkirakan total 193,6 juta orang pulang ke rumah pada Idul Fitri 2024. Selain menggunakan angkutan umum, mereka juga melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi seperti sepeda motor.

Meski diimbau untuk tidak menggunakan sepeda motor, namun jumlahnya tetap saja meningkat setiap tahunnya. Sekitar 31,12 juta atau 16,07 persen akan menggunakan sepeda motor untuk mudik tahun ini.

Perjalanan pulang menggunakan sepeda motor dinilai lebih hemat karena biaya perjalanan lebih murah. Namun risiko mudik dengan sepeda motor juga sangat tinggi dan Anda harus pintar-pintar mengatur jadwal perjalanan.

Wakil Presiden Bidang Pemberdayaan dan Pemberdayaan Daerah Perusahaan Transportasi Indonesia Pusat (MTI) Djoko Setijowarno meminta pemerintah melarang tegas perjalanan sepeda motor, terutama yang membawa anak-anak.

Pemerintah tidak hanya menghimbau, tapi harus berani menyatakan melarang sepeda motor yang membawa anak-anak mudik, kata Djoko dalam keterangan resmi yang dikutip Sabtu (30/03/2024).

Djoko meminta pemerintah menambah kuota mudik gratis untuk menghindari penumpang sepeda motor. Pasalnya, salah satu alasan mudik menggunakan sepeda motor adalah harga tiket yang sangat mahal saat musim lebaran.

“Apapun alasannya, setiap pemudik yang kedapatan membawa anak menggunakan sepeda motor wajib berhenti melakukan perjalanan. “Anda mungkin diminta pulang atau disediakan kendaraan untuk mengantarkan Anda ke tujuan,” kata Djoko.

Selain mudik gratis, Djoko meminta pemerintah membuat harga tiket mudik lebaran terjangkau. Perlu diingat, kenaikan harga tiket selalu terjadi pada saat mudik atau hari libur lainnya.



Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Baca Juga  Sangat disayangkan! Nadya Mustika Rahayu Besok Menikah, Keluarga Dirahasiakan: Selebriti Okezone

“Namun pemerintah tidak menganjurkan mudik menggunakan sepeda motor. “Selanjutnya, sudah sepantasnya pemerintah memberikan peningkatan kapasitas angkutan massal dengan harga terjangkau atau lebih banyak memberikan layanan mudik gratis, khususnya bagi pengendara sepeda motor,” ujarnya.

Djoko mengatakan penumpang harus memperhatikan kapasitas sepeda motornya, mempersiapkan tubuh, dan disiplin dalam berkendara. Menurutnya, itulah tiga aspek penting saat melakukan perjalanan mudik.

“Semua kendaraan berisiko di jalan. Namun sepeda motor merupakan kendaraan yang paling berisiko atau rentan karena tubuh kita tidak terlindungi oleh bagian kendaraan tersebut, ujarnya.

Pemerintah sendiri telah mendorong pihak swasta seperti pabrik untuk memberikan izin pulang gratis kepada pekerjanya. Hal itu dilakukan untuk menekan jumlah penumpang mudik dengan sepeda motor saat lebaran tahun ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *