Needdem meminta KPU membenahi sistem Sirekap: National Okezone

Uncategorized113 Dilihat

JAKARTA – Peneliti Perudem Ihsan Maulana meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperbaiki penerapan alat penghitungan suara Sirecap. Hal ini didukung karena Sirekap merupakan satu-satunya alat yang memantau hasil pemungutan suara pada setiap perolehan suara.

“Kita tahu di Sirekap ada masalah. Kalau kita terapkan di Pensiundem, harusnya sistem Sirekap diperbaiki,” kata Ihsan kepada iNews Media Group, Minggu (25/2/2024).

BACA JUGA:

Menurut Ihsan, sebaiknya KPU tidak menutup aplikasi Sirekap. Ia khawatir proses rekapitulasi yang ada semakin tidak terkendali.

Bahkan kami agak khawatir jika Sirekap ditutup akan semakin mengaburkan proses rekapitulasi manual bertingkat yang akan dilakukan KPU, lanjutnya.

BACA JUGA:

Ihsan mengatakan permasalahan yang muncul dalam penghitungan ulang pemilu 2024 adalah terkait penurunan jumlah pemilih, perpindahan suara, dan peningkatan suara secara tiba-tiba. Menurutnya, KPÚ harus menjadi garda terdepan yang bertanggung jawab memberikan penjelasan kepada masyarakat.

“Kami memahami suara peserta pemilu yang hilang ya, ini harus dipertanggungjawabkan oleh KPU, karena jika sistemnya tertutup, itu yang mengkhawatirkan, pengawasan masyarakat terhadap proses mekanisme rekapitulasi yang dilakukan. dikeluarkan oleh KPU. itu akan semakin kabur,” tutupnya.




Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

(qlh)

Quoted From Many Source

Baca Juga  Cerita Seru di Balik Video Twitter TelefonDoJarka yang Viral

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *