Menghapus Stiker Anti-Israel di Stasiun Kereta, Turis Diserang Secara Brutal Saat Putrinya Menonton: Okezone Travel

Uncategorized54 Dilihat

A Rekaman menunjukkan seorang turis, yang diketahui merupakan warga negara Israel, diserang secara brutal oleh sekelompok pria di sebuah stasiun kereta api di Bruges, Belgia.

Serangan itu terjadi setelah dia melepas stiker anti-Israel dan dipukuli di depan putrinya. Itulah pesannya Zaman Israel.

Amnon Ohana, 64, dan putrinya Shira, 29, melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan mengatakan rahangnya patah ketika dihadang oleh sekitar 10 penyerang setelah Ohanan melepas stiker anti-Israel dari dinding stasiun kereta.

Dalam video yang dibuat sang putri, terlihat dua pria meneriaki orang Israel dari ketinggian, dan salah satu dari mereka, seorang pria berusia dua puluhan, datang mengejar mereka.

(Foto: Timur)

Setelah melarikan diri ke bawah, penyerang masih mengikutinya dan mulai menyerang orang Israel itu dengan meninju tulang rusuknya dan mendorongnya ke lantai.

Putrinya terus berteriak dan meminta agar aksi brutal tersebut dihentikan sambil terus merekam. “Saya rekam video kamu, pergi,” teriak putri korban dalam video tersebut.

Ohana dilarikan ke rumah sakit di Ostende dan surat keluarnya menegaskan bahwa rahangnya patah dan beberapa memar di sekujur tubuhnya.

Kedutaan Besar Israel di Belgia menanggapi insiden tersebut dengan mengajukan pengaduan yang menuntut agar tersangka ditangkap dan diadili. Idit Rosenzweig-Abu, duta besar Israel untuk Belgia, dilaporkan menghubungi Ohana dan putrinya.

“Dalam beberapa minggu terakhir, apa yang awalnya merupakan wacana kekerasan telah berubah menjadi kekerasan nyata di jalanan,” tulis Rosenzweig-Abu dalam postingannya di X.

“Kami berharap pihak berwenang akan mengecam kekerasan ini sekuat mungkin. “Dan kami berharap polisi menemukan dan menuntut orang ini.”

Infografis kota paling ramah di dunia

Direktur Asosiasi Yahudi Eropa, Rabbi Mencahem Margolin, mengutuk serangan itu dan memperingatkan dalam sebuah pernyataan bahwa itu adalah bagian dari peningkatan kekerasan anti-Semit yang, jika tidak dikendalikan, kemungkinan besar dapat memakan korban jiwa.

Baca Juga  5 Fakta Meninggalnya Afif Maulana, Kapolri Kerahkan ITwasum ke Propam: National Okezone

“Ini bukan lagi sekedar pelecehan verbal atau meludah, tapi serangan fisik nyata yang bisa berakhir dengan bencana,” kata Margolin, mendesak polisi untuk menangkap para tersangka, menuntut mereka dengan kejahatan kebencian anti-Semit dan menghukum para pelakunya seberat mungkin.

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang klik disini dan nantikan kejutan menarik lainnya

Ikuti Saluran WhatsApp Okezone untuk update terbaru setiap hari

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *