KTT OKI di Riyadh mengeluarkan resolusi yang mengecam agresi Israel terhadap Palestina: Samudera Nasional

Uncategorized150 Dilihat

JAKARTA – Presiden Indonesia Joko Widodo berpartisipasi dalam KTT OKI yang luar biasa mengenai situasi di Gaza. KTT ini dilaksanakan di Riyadh pada 11 November 2023. Sedianya akan diselenggarakan dua KTT terpisah, yakni KTT Liga Arab dan KTT OKI.




Namun demikian, guna memberikan pesan yang kuat kepada dunia, diputuskan bahwa pelaksanaan kedua KTT ini akan digabungkan menjadi KTT bersama, kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam keterangannya, Minggu (11/12/). 2023). .

BACA JUGA:

Dalam pernyataan nasionalnya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa OKI harus bersatu dan menjadi garda depan dalam menyelesaikan situasi di Gaza. KTT tersebut menghasilkan resolusi yang berisi 31 keputusan dengan pesan yang sangat kuat dan sangat keras.

“Pesan-pesan yang terkandung dalam resolusi ini hampir merupakan pesan terkuat yang diterapkan OKI selama ini,” kata Retno.

BACA JUGA:

Ia mengatakan, resolusi tersebut juga menunjukkan sikap persatuan OKI terhadap situasi yang sangat mengkhawatirkan di Gaza. Beberapa isi keputusan tersebut antara lain:

Mengutuk agresi Israel di Gaza dan mendesak DK PBB untuk bertindak dan menyusun resolusi agar kekejaman tersebut dapat segera dihentikan, sehingga bantuan dapat datang, dan pentingnya menegakkan hukum internasional. Dia kemudian meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengadopsi resolusi yang mengutuk penghancuran rumah sakit Israel di Gaza.

“Beberapa forum akan digunakan untuk meminta pertanggungjawaban Israel, termasuk melalui ICC, ICJ dan Dewan Hak Asasi Manusia,” katanya.

Dia kemudian memberi mandat kepada Sekretariat OKI dan Liga Arab untuk membentuk unit pemantauan media bersama untuk mendokumentasikan semua kejahatan yang dilakukan Israel.

Khusus pada paragraf 11 resolusi tersebut, para pemimpin memberikan mandat kepada menteri luar negeri Arab Saudi, Yordania, Mesir, Qatar, Turki, Indonesia dan Nigeria untuk memulai tindakan atau memulai tindakan atas nama OKI dan Liga Arab untuk menghentikan konflik. perang. di Gaza dan memulai proses politik untuk perdamaian.

Baca Juga  Didukung Gerindra, Khofifah-Emil Siap Menang Pilgub Jatim 2024: Okezone News

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya


Paragraf 11 merupakan pengakuan OKI atas aktivitas atau kontribusi aktif Indonesia dalam terus berupaya menyelesaikan permasalahan Palestina, khususnya situasi terkini di Gaza, ujarnya.

Resolusi tersebut juga mengutuk standar ganda dalam penerapan hukum internasional. Resolusi tersebut juga mengutuk perpindahan 1,5 juta warga Palestina dari utara ke selatan Gaza, yang merupakan kejahatan perang berdasarkan Konvensi Jenewa ke-4.

BACA JUGA:

“Resolusi tersebut mendukung dimulainya proses perdamaian yang serius dan sejati untuk mencapai perdamaian berdasarkan solusi dua negara,” ujarnya.

Kemudian resolusi tersebut juga menolak usulan pemisahan Gaza dari Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dan menegaskan bahwa Gaza dan Tepi Barat adalah satu kesatuan.

BACA JUGA:

Resolusi tersebut juga mengaktifkan Jaring Pengaman Keuangan Islam untuk memberikan dukungan keuangan, ekonomi dan kemanusiaan kepada Otoritas Palestina dan UNRWA, katanya.

Sebagai penutup, Presiden menegaskan kembali pentingnya OKI bersatu dan berada di garis depan: “Menggunakan segala cara damai, segala pengaruh dan segala upaya diplomasi untuk membela keadilan dan kemanusiaan bagi Palestina,” ujarnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *