KPK Benarkan Penipuan yang mengatasnamakan Aparat Penindakan: Setiap alokasi selalu disertai surat resmi: National Okezone

Uncategorized74 Dilihat

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan telah terjadi modus penipuan yang mengatasnamakan Deputi Penindakan dan Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi, Rudi Setiawan. Seorang penipu yang mengaku sebagai Rudi atau agennya menanyakan cara untuk mentransfer sejumlah uang.

Kepala Intelijen KPK Ali Fikri mengatakan penipu menggunakan nomor ponsel yang dilengkapi foto profil Rudi Setiawan.

Kemudian penipu juga menggunakan rekening bank yang digunakan untuk menyimpan dana dengan alamat di wilayah Sumut, jelas Ali, Jumat (15/3/2024).

Dia mengatakan, KPK selalu menggunakan surat resmi lembaga ketika jajarannya diminta menjalankan tugas. Oleh karena itu, Ali mengatakan, jangan pernah mempercayai oknum yang mengatasnamakan KPK yang bekerja tanpa surat resmi.

“Setiap penugasan pegawai KPK selalu disertai dengan izin resmi dari lembaga tersebut,” sambung Ali.

Ali mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau masyarakat berhati-hati jika ada oknum yang menyamar sebagai pejabat Biro Pemberantasan Korupsi. Ia mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kerap bekerja sama dengan aparat penegak hukum (LAP) dalam menangani kasus penipuan serupa.




Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

“Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta masyarakat berhati-hati dan waspada terhadap penipuan, pemerasan, cara pemrosesan perkara KPK, atau bentuk sumbangan lainnya,” kata Ali.

Ali mengatakan, sebaiknya oknum yang masih melakukan kejahatan tersebut menghentikan perbuatannya. Dia juga mengatakan, jika masyarakat mendapat cara serupa, bisa menghubungi call center resmi KPK.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat yang mempunyai informasi mengenai perbuatan oknum tersebut untuk melaporkannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui call center 198 atau aparat penegak hukum lainnya agar dapat segera diambil tindakan,” pungkas Ali. .

Baca Juga  Seni dan budaya menjadi ciri representasi bangsa Indonesia, bukan sekedar tari dan musik: Okezone Edukasi

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *