Kemarau Panjang, Nilai DPR Perlu Siapkan Teknologi Pengolahan Air: Samudera Nasional

Uncategorized210 Dilihat

JAKARTA – Komisi V DPR RI mendesak pemerintah menyiapkan strategi jangka panjang untuk mengantisipasi krisis air bersih yang saat ini menimpa masyarakat di banyak daerah. Infrastruktur teknologi penjernihan air merupakan salah satu cara yang diharapkan dapat mengatasi dampak kekeringan panjang.

Teknologi penjernihan air berperan penting dalam menjamin pasokan air bersih yang aman dan terjamin bagi masyarakat, industri, dan lingkungan hidup, kata Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras pada Senin (25/09/2023).

Seperti diketahui, musim kemarau panjang menyebabkan krisis air bersih di banyak daerah. Kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta mulai merasakan krisis air bersih.

Perusahaan Daerah Air Minum Jakarta Raya (PAM JAYA) menyebutkan, 17 kecamatan di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara mengalami krisis air. Salah satu penyebabnya adalah Operasi Pengelolaan Air Hutan Kota (IPA) terhenti setelah kemarau panjang.

Salah satu daerah yang terkena dampak terparah adalah Kalideres di Jakarta Barat. Krisis air bersih di wilayah tersebut sudah berlangsung selama dua minggu terakhir. Untuk mengantisipasi hal tersebut, PAM JAYA memaksimalkan layanan air waduk gratis sebagai bentuk bantuan kepada masyarakat yang kekurangan air.

Iwan Aras meyakini memaksimalkan layanan air gratis melalui truk air merupakan solusi jangka pendek. Ia mengatakan solusi ini hanya akan bertahan dalam waktu singkat, sehingga pemerintah harus menyiapkan strategi atau program jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih yang berpotensi terjadi di masa depan.

“Pembagian air bersih darurat ke daerah-daerah yang paling terkena dampak krisis air memang sangat tepat sebagai upaya yang disiapkan pemerintah untuk membantu masyarakat. Namun, hal tersebut bukanlah solusi. Harus disiapkan strategi jangka panjang.” , seperti teknologi penjernihan air,” ujarnya.

Baca Juga  Remaja ini menikah dengan ibu pacarnya dengan selisih 20 tahun Netizen: Yang tepat sedang mencari ibu: Okezone Lifestyle

Dari segi infrastruktur teknologi penjernihan air, Iwan mengatakan salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan reverse osmosis (RO). Cara ini cukup efektif karena menggunakan membran semipermeabel untuk menghilangkan zat terlarut dalam air laut, termasuk garam, ion logam, dan senyawa organik.

“Kedekatan Jakarta dengan laut memungkinkan dilakukannya investasi teknologi penjernihan air yang menyaring kualitas air laut hingga menjadi air bersih yang dapat didistribusikan kepada masyarakat. Ini merupakan salah satu langkah nyata investasi infrastruktur yang dapat diterima,” ujarnya. .

Ikuti berita Okezone berita Google


Iwan menegaskan, kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan untuk mengatasi masalah krisis air. Pemerintah pusat diharapkan menjadi pemimpin kebijakan dalam mengatasi krisis air bersih dengan menyiapkan langkah-langkah jangka panjang.

“Jadi krisis air bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah saja, tapi pusat juga harus ikut ambil bagian. Termasuk melakukan investasi pada infrastruktur pengelolaan air yang berkelanjutan agar terlihat bahwa pusat tidak menyerah terhadap permasalahan yang ada di daerah, ” dia berkata.

Selain teknologi penjernihan air, Iwan yakin ada langkah lain yang bisa dilakukan pemerintah. Mulai dari perluasan ruang penampungan air dengan membangun bendungan hingga penyediaan titik suplai air di berbagai wilayah terdampak.

Komisi V DPR RI yang salah satu tugasnya di bidang infrastruktur mendesak pemerintah segera mengambil langkah aktif untuk mengatasi permasalahan krisis air. Iwan mengatakan, minimnya air bersih yang dialami warga bisa berdampak pada banyak hal.

“Karena air bersih merupakan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari. “Mengingat meluasnya permasalahan krisis air, maka pemerintah harus turun tangan secara tepat agar kesulitan yang dialami warga tidak berkepanjangan,” tegasnya.

Baca Juga  Iis Dahlia Bantah Rizki DA dan Nadya Mustika Semakin Dekat: Itu Takdir! : Selebriti Okezone

Di sisi lain, Iwan menekankan dampak negatif krisis air bersih. Ia menilai ketidakstabilan pasokan air dapat mengganggu produksi pertanian, menurunkan hasil panen, dan meningkatkan harga pangan, yang pada akhirnya berdampak pada ketahanan pangan masyarakat.

Selain itu, penurunan pasokan air bersih dapat mengganggu operasional industri, menurunkan produksi, dan meningkatkan biaya operasional. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan perekonomian di tingkat lokal dan nasional, tutupnya.

Konten di bawah ini disajikan oleh pengiklan. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *