Kejaksaan Agung Siap Hadapi Sidang Perdana dengan Crazy Rich Surabaya: National Okezone

Uncategorized31 Dilihat

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejakgung) menegaskan siap menghadapi aksi praperadilan Budi Said (BS). Crazy Rich Surabaya mempertahankan penetapannya sebagai tersangka dan ditahan dalam kasus korupsi PT Aneka Tambang (ANTAM) tahun 2018 terkait jual beli emas 7 ton.

“Iya silakan (mengajukan perintah pendahuluan). Itu adalah haknya. Kami siap menghadapinya, kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kuntadi dalam keterangannya, Selasa (13/02/2024).

Dia menegaskan timnya memiliki cukup bukti dan fakta hukum untuk mempertahankan status hukum Budi Said. Terkait sidang perdana yang diajukan Budi Said melalui kuasa hukumnya Hotman Paris Hutape ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kuntadi mengatakan tim Kejagung sudah menyiapkan sanggahan terhadap sejumlah materi sidang perdana.

Penekanannya pada dasar hukum penetapan Budi Said sebagai tersangka dan penahanannya. Kuntadi menegaskan, penetapan tersangka berdasarkan bukti yang cukup dan pertimbangan hukum. Begitu pula penahanannya menjadi tanggung jawab tim penyidik.

“Kami harus menunggu dalam proses pendahuluan. “Yang pasti beliau (Budí Said) kami tetapkan sebagai tersangka, tentunya berdasarkan adanya bukti-bukti yang cukup serta pertimbangan hukum yang mendukung beliau (ditetapkan sebagai tersangka),” ujarnya.

Kuntadi mengaku, Budi Said dalam permohonan praperadilannya membantah perbuatannya sebagai tindak pidana korupsi dan menyebut tidak ada kerugian negara dalam transaksi pembelian 7 ton emas tersebut. Terkait hal tersebut, Kuntadi menyatakan Kejaksaan Agung telah menyiapkan unsur pembelaan terhadap gugatan tersebut, termasuk mengenai pokok perkara di luar sidang pendahuluan.

“Itu sebenarnya masuk dalam berkas pokok perkara (bukan bagian dari sidang pendahuluan). Tapi itu (kehilangan negara) versi mereka. Kami telah mempersiapkan segalanya untuk prosedur pendahuluan ini. Dan semuanya sudah kami perhitungkan,” ujarnya.

Baca Juga  Jadwal imsak dan waktu sholat bulan ini Januari 2024 Jakarta dan sekitarnya




Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Budi Said ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik ​​Jampidsus-Kejakgung pada 18 Januari 2024 terkait dugaan korupsi transaksi pembelian emas PT ANTAM. Jaksa menduga negara kehilangan 1,3 ton emas atau setara Rp 1,2 triliun.

Abdul Hadi Aviciena (AHA), mantan Direktur Utama PT ANTAM, juga ditetapkan sebagai tersangka lain dalam kasus tersebut. Sementara pihak Budi Saida pada 12 Februari 2024 menyatakan akan mengajukan sidang praperadilan ke PN Jaksel.

Fokus gugatannya adalah pada sah tidaknya putusan tersangka, tindakan penahanan, serta penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan penyidik ​​Jampidsus-Kejagung. Sebab, dalam kasus ini dinilai tidak ada bukti tindak pidana korupsi yang dapat membatalkan penetapan Budi Said sebagai tersangka.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *