Kehadiran Eddy Hiarie sebagai Ahli Tim Prabowo-Gibran di MK Dinilai Mencari Perlindungan! : Samudera Nasional

Uncategorized71 Dilihat

JAKARTA – Tim Hukum Ganjar-Mahfud dan Tim Hukum Nasional (AMIN) Anies-Muhaimin memprotes nama ahli yang dihadirkan dari Tim Pembela Prabowo-Gibran pada Sidang sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini, Kamis (4 April 2024).

Salah satu pakar yang dihadirkan tim Prabowo – Gibran adalah mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej.

Menanggapi hal tersebut, pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar mengatakan Eddy Hiariej (EH) masih dianggap terlibat kasus dugaan korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sementara ia hanya tampak mencari perlindungan.

“EH adalah orang yang sedang atau sedang mengalami perkara pidana korupsi. Jadi kehadirannya sebagai saksi (ahli) memberi kesan mencari perlindungan,” kata Fickar saat dihubungi.

Fickar mengatakan, kehadiran Eddy di sidang MK bukan sebagai akademisi, melainkan atas nama dirinya sendiri.

EH tidak berdasarkan pernyataan pihak kampus, sehingga tidak mewakili UGM sebagai akademisi. “Tapi dia bertindak atas nama orang yang bukan akademisi,” tutupnya.



Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Diberitakan sebelumnya, Tim Kuasa Hukum Ganjar-Mahfud dan Tim Hukum Nasional (AMIN) Anies-Muhaimin bersatu memprotes nama-nama ahli yang dihadirkan Tim Pembela Prabowo-Gibran pada sidang Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Kamis (8/1). 4/ 4/2024).

Agenda sidang kali ini adalah pemeriksaan keterangan saksi dan ahli dari kubu Prabowo-Gibran.

Keberatan terakhir disampaikan Bambang Widjojanto yang juga anggota tim kuasa hukum nasional AMIN Bambang keberatan dengan kehadiran mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Eddy Hiarie. Bambang kemudian menyinggung status tersangka Eddy Hiarie.

Baca Juga  Vision+ Usung Seri Mekanik Cantik di Indonesia Comic Con x DG Con 2023: Okezone Celebrity

Keberatan lain dilontarkan Ketua Tim Kuasa Hukum Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, terkait kehadiran Muhammad Qodari.

Todung menilai kehadiran ahli harus independen, sedangkan Qodari dinilai tidak independen karena sering menyinggung gerakan tiga arah dan satu putaran yang diusung Joko Widodo (Jokowi).

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *