Kasus Vina Cirebon, Ketua RT yang diduga memberikan keterangan palsu. Polisi: Okezone Nasional

Uncategorized28 Dilihat

JAKARTA – Tim kuasa hukum Persatuan Pengacara Indonesia (Peradi) terpidana kasus pembunuhan Vin dan Eki tahun 2016 di Cirebon mendatangi dan melapor ke Ditpolri.

Keluarga terpidana kasus Vin, Dedi Mulyadi menjelaskan, dirinya dan tim kuasa hukum Peradi akan melaporkan Ketua RT yang diduga memberikan keterangan palsu dalam BAP dan persidangan beberapa tahun lalu.

Dedi mengungkapkan, keluarga terpidana membantah tuduhan yang dilayangkan kepada mereka, terutama tuntutan agar ketua RT yang menyaksikan persidangan tidak mengatakan yang sebenarnya.

“Mereka datang ke sini untuk menguji kebenarannya, ujiannya dalam putusan pengadilan tahun 2016, ada putusan yang menyatakan ibu Aminah (kakak Supriyanto, terpidana kasus Vin dan Eki) berlutut di pangkuan Pak RT. , Tn. RT Tasren meminta Pak RT Tasren berbohong dengan cara dibujuk lalu didampingi pengacara,” kata Dedi di Bareskrim Direktorat Reserse Kriminal Polri, Jakarta Selatan, Selasa (25/06/2024).

Dedi mengungkapkan, saat itu Pak RT membantah para terdakwa tinggal di rumahnya saat pembunuhan Vin dan Eki. Kemudian keluarga terpidana dikabarkan meminta kepada ketua RT untuk mengatakan bahwa para terdakwa sebenarnya menginap semalam dan tidak berada di lokasi kejadian pembunuhan.

“Mari kita uji seluruh kebenarannya di Ditpolri, siapa yang benar Pak RT Tasren yang mengatakan bahwa anak-anak narapidana yang kini mendekam di penjara bukan tidur di rumah, atau tidur di rumahnya,” dia. dikatakan. .




Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Dalam kesempatan yang sama, kuasa hukum Peradi, Roelly Pangabean menjelaskan, pihaknya akan melaporkan mantan Ketua RT tersebut karena memberikan pernyataan palsu.

Baca Juga  Hubungan Persahabatan Kerajaan Sunda dan Majapahit Sebelum Pecahnya Perang Bubat: National Okezone

“Baiklah, hari ini kita akan membuat laporan polisi yang akan dilakukan oleh keluarga terpidana dan kita akan mendampingi mereka sebagai kuasa hukum. Kita sudah menyiapkan alat bukti berupa saksi, kemudian keterangan, dan kemudian putusan pengadilan, ” dia berkata.

Dan juga alat bukti elektronik berupa video yang nanti akan kita sampaikan ke penyidik. Tentunya nanti kita lengkapi dengan keterangan ahli, sayalah yang akan meneruskan bukti tersebut ke OR, sambungnya.

Menindaklanjuti Saluran WhatsApp Okezone untuk update terbaru setiap hari

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *