Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud Nilai Belanja Alutsista Tak Diimbangi Perkembangan Industri Pertahanan: Okezone Economy

Uncategorized37 Dilihat

JAKARTA – Juru bicara TPN Ganjar-MahfudMichael Victor Sianipar menilai anggaran belanja pertahanan pemerintah selama ini belum mampu mengimbangi perkembangan industri pertahanan dalam negeri.



Menurut dia, pemerintah lebih memilih belanja alutsista yang langsung diimpor, dan tidak mengembangkan industri pertahanan dalam negeri.

“Setuju pertahanan negara adalah prioritas negara, namun pertahanan kita harus didukung dengan investasi dan memastikan industri pertahanan kita maju,” kata Victor, Kamis (1/4/2024) di Jakarta.

Kemudian, lanjutnya, harus ada pengelolaan keuangan yang transparan dari pemerintah dalam membelanjakan peralatan perang. Ingat, belanja alusist juga tidak menggunakan budget yang sedikit.

“Kita tahu belanja alutsista dengan luar negeri harus menjamin transfer teknologi, karena dalam jangka panjang industri pertahanan harus berbenah,” lanjutnya.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Anggaran Kementerian Pertahanan periode 2018-2020 sebesar Rp325 triliun menurut catatan Kementerian Keuangan, pada periode 2020-2024 meningkat menjadi Rp386 triliun yang dibiayai pinjaman luar negeri.

Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal menilai kenaikan anggaran Alusist sekitar Rp 61 triliun pada periode tersebut belum memberikan kontribusi yang cukup terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, pinjaman luar negeri merupakan sumber pembiayaan untuk meningkatkan pengeluaran alusist.

“Secara umum dalam penganggaran yang berdampak pada perekonomian, kita mengukur bagaimana anggaran dapat meningkatkan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah perekonomian, yang tidak termasuk dalam anggaran perang,” tutupnya.

Quoted From Many Source

Baca Juga  PSSI akan menambah pemain naturalisasi Erick Thohir: Demi Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026: Okezone Bola

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *