Jokowi Diminta Kaji Ulang Bahlil Jika Terlibat Kasus Dugaan Suap Izin Tambang: National Okezone

Uncategorized35 Dilihat

JAKARTA – Pengamat Energi dan Pertambangan UGM, Fahmy Radhi, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan lembaga hukum terkait mengusut Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia terkait dugaan keikutsertaannya dalam permainan izin pertambangan.

Jika itu benar menurutnya, maka bertindaklah Bahlil Hal ini sangat merugikan negara karena akan mendorong terjadinya penambangan liar di Indonesia.

“Karena banyak perusahaan legal biasanya banyak jaringan penambangan ilegal. Itu yang terjadi terus-menerus.” “Yang merugikan negara adalah tumbuhnya penambangan liar,” kata Fahmy, Minggu (3 Oktober 2024).

Saya berharap KPK dan aparat penegak hukum lainnya bertindak demi kepentingan negara. Siapapun yang melakukan dugaan perbuatan (suap) harus diadili, lanjutnya.

Fahmy menjelaskan, soal pencabutan izin pertambangan, Bahlil melanggar kewenangannya sebagai Menteri Investasi.

“Karena secara undang-undang, Kementerian ESDM berwenang memberikan izin dan membatalkannya. Kalau Bahlil pada dasarnya adalah keputusan presiden (Keputusan Presiden (Keppres) nomor 11 tahun 2021), maka sudah sesuai dengan undang-undang, dia menekankan. .

Maka jika hal tersebut terbukti dan Bahlil menjadi tersangka, maka Presiden Jokowi perlu melakukan penilaian dan mendepaknya dari kabinet demi Indonesia maju.

“Kalau saya memikirkan kasus SYL dan menteri lainnya, kalau KPK punya cukup bukti untuk memberantas korupsi dan dia menjadi tersangka, maka dia harus dicopot dari jabatan menteri,” kata Fahmy.



Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Penegakan undang-undang ini penting, apalagi menurut Fahmy, pemerintahan Presiden Jokowi akan segera berakhir agar tidak meninggalkan preseden buruk.

Di sisi lain, DPR juga harus memberikan tekanan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi untuk bertindak tanpa harus menunggu Jokowi, tutupnya.

Baca Juga  TikToker Ira Nandha Ngaku Suaminya Selingkuh 6 Kali dalam 4 Tahun Pernikahan: Okezone Celebrity

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Investasi/Kepala BKPM Tina Talisa mengatakan Bahlil keberatan dengan laporan tersebut dan membantahnya.

Berdasarkan hal tersebut, Tina mengatakan pihaknya melaporkan salah satu media nasional ke Dewan Pers yang memberitakan tuduhan tersebut karena dianggap melanggar kode etik jurnalistik.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *