Jejak Gelap Mantan Staf Kejaksaan yang Memeras Sekolah di Cimahi: Berita Okezone

Uncategorized181 Dilihat

CIMAHI – Pelaku pemerasan di SMPN 1 Cimahi, Jawa Barat, berinisial MYM (52), dengan mengaku pegawai Kejaksaan Cimahi, memiliki jejak kelam. Ini adalah pelaku berulang yang ditahan karena kasus serupa di wilayah Sumedang.




Ternyata dia juga pernah melakukan tindak pidana di wilayah hukum Sumedang sebelumnya, melakukan pemerasan atau penipuan, baru kemudian keluar, kata Kepala Kejaksaan Cimahi Arif Raharjo kepada wartawan, Selasa (24/10/2023).

Meski demikian, Arif mengaku pelaku sebelumnya merupakan pegawai Kejaksaan RI. Namun, ia diberhentikan dengan tidak hormat alias diberhentikan. “Dia kerja di kejaksaan, tapi di PTDH (pemberhentian tanpa kehormatan) pegawai itu tahun 2021,” kata Arif.

Seperti diketahui, mantan pegawai Kejaksaan RI kedapatan memeras SMPN 1 Cimahi. Dengan mengenakan seragam lengkap Kejaksaan RI beserta KTP, pelaku mengancam pihak sekolah agar terkesan Kejaksaan Cimahi sedang mengusut persoalan penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sekolah tersebut.

Mantan jaksa penuntut meminta pihak sekolah memberikan uang sebesar Rp 15 juta untuk menutup kasus tersebut. Padahal, menurut dia, Kejaksaan Cimahi tidak menangani kasus tersebut.

Caranya dengan menakut-nakuti seolah-olah ada kasus yang sedang kami tangani. Pelaku kemudian menawarkan uang sebesar Rp 15 juta yang diminta jika kasusnya ditutup. SMPN 1 memberikan Rp 1 juta, kata Arif.

Ikuti berita Okezone berita Google


Setelah mendapat pemberitahuan, kelompoknya mendatangi SMPN 1 dan menangkap mantan pegawai kejaksaan tersebut atas tindak pidana pemerasan. Saat melakukan aksinya, pelaku mengenakan seragam lengkap pegawai Kejaksaan RI.

“Barang bukti yang kami sita berupa kartu identitas, dompet, telepon genggam, uang tunai Rp 1 juta. Jadi, saat melakukan aksinya, dia mengenakan tanda pengenal pribadi, seragam lengkap termasuk jaket, dan didampingi petugas. kartu identitas pegawai yang menyatakan bahwa dia adalah pegawai Kejaksaan RI, ” jelasnya.

Baca Juga  Cara Menonton Video Viral di X atau Twitter: Okezone Techno

Setelah diperiksa, pelaku sebelumnya merupakan pegawai Kejaksaan RI, namun kini sudah tidak aktif lagi. “Setelah dilakukan pengecekan, kami ambil dan serahkan ke Polsek Cimahi karena sudah kami cek statusnya dan ternyata sudah tidak aktif lagi,” kata Arif.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *