Israel menyerang sekolah PBB di Gaza, menewaskan sedikitnya 50 orang: Okezone News

Uncategorized81 Dilihat

GAZA – seorang pejabat Kementerian Kesehatan yang dikendalikan oleh Hamas v Jalur Gaza mengatakan bahwa “setidaknya 50 orang” tewas pada Sabtu (18/11/2023) ketika pasukan Israel menyerang sekolah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berfungsi sebagai tempat penampungan pengungsi.




Serangan terhadap sekolah Al-Fakhura yang dikelola PBB di kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara terjadi “saat fajar”, ​​kata pejabat itu. AFP.

Video media sosial – yang tidak dapat diverifikasi AFP – memperlihatkan gambar sejumlah mayat berlumuran darah dan debu di lantai sebuah gedung. Gambar kasur yang terjepit di bawah meja sekolah juga terlihat.

Militer Israel tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Bahkan Badan Pengungsi Palestina PBB (UNRWA) belum bisa memberikan jawaban langsung.

Jabalia adalah kamp pengungsi terbesar di Gaza, menampung sekitar 1,6 juta orang yang mengungsi akibat pertempuran lebih dari enam minggu antara Israel dan Hamas. VOA Indonesia.

Pada awal November, pemerintah Hamas mengatakan lebih dari 200 orang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam tiga hari berturut-turut pemboman Israel terhadap kamp Jabalia.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya


Israel bersumpah untuk menghancurkan Hamas sebagai tanggapan atas serangan 7 Oktober. Para pejabat Israel mengatakan serangan itu menewaskan sekitar 1.200 orang, kebanyakan dari mereka adalah warga sipil di Israel selatan, dan menyandera sekitar 240 orang.

Sejak itu, pasukan Israel terus melakukan serangan udara dan darat tanpa henti, yang menyebabkan pemerintah Hamas, yang memerintah Gaza sejak 2007, telah memakan korban jiwa 12.000 orang, termasuk 5.000 anak-anak.

Baca Juga  PIS menargetkan memiliki 130 kapal tanker pada tahun 2025, beberapa di antaranya merupakan yang terbesar di dunia: Okezone Economy

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *