Gara-gara Dukungan Caleg, Kepala Sekolah Ini Disanksi Jadi TU di Kantor Kecamatan: Okezone Megapolitan

Uncategorized191 Dilihat

JAKARTA – Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Puadi kembali mengingatkan pentingnya aparatur sipil negara (ASN) untuk menjaga netralitas dalam pemilihan umum (Pemilu). Ia menegaskan, sanksi tidak akan dijatuhkan dengan enteng.

Ia mengatakan, ada kasus seorang ASN yang berperan sebagai kepala sekolah dekat dengan salah satu peserta pemilu. Kemudian kepala sekolah berinisiatif dan mengadakan pertemuan dengan guru-guru se-DKI Jakarta.




“Karena direktur sekolah ini dekat dengan caleg, dia bersilaturahim, datang saja, lalu saya mau undang guru-gurunya. Akhirnya guru-guru diundang, gelarnya MGMP Matematika,” kata Puadi di Ruang Teater Gedung DPR. Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. , Kamis (26 Oktober 2024).

Ternyata, kata dia, sesampainya di sekolah, bukan soal matematika yang dibahas, melainkan ada bingkisan yang menggambarkan karakter seorang calon legislatif.

“Yang keluar sarungnya branded, ovennya branded, lalu sajadah yang branded,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, Puadi mengatakan kepala sekolah tersebut akhirnya dilaporkan ke Komisi Sarana Sipil Negara (KASN). Badan tersebut juga mengeluarkan rekomendasinya.

“ASN, kepala sekolahnya direkomendasikan oleh komite ASN yang sebelumnya adalah kepala sekolah dan menjadi staf TU di Kecamatan Palmerah, itu sekedar informasi,” tutupnya.

Ikuti berita Okezone berita Google


Oleh karena itu, dia kembali mengingatkan seluruh ASN agar tidak terjebak dalam kejadian yang sama. Selain itu, Puadi juga mengingatkan peserta pemilu untuk memahami rambu-rambu dalam pelaksanaan tahapan pemilu.

Jadi ASN kena dampaknya, calon legislatifnya digugurkan KPU, sebagaimana diatur dalam 285. Karena ini sudah selesai dan mempunyai kekuatan hukum tetap ya kampanyenya di lingkungan pendidikan, tutupnya.

Kisah tersebut dibagikan Puadi saat menjadi narasumber dalam kegiatan rangkaian “Dialog Pemilu Sindo Goes To Campus”. Tema kegiatan yang diangkat selama ini adalah “Pentingnya peran pemilih pemula dalam menyelenggarakan pemilu yang bermartabat”.

Baca Juga  Andmesh Kamaleng Gandeng Anak NTT Garap Album Cinta dan Doa, Ingin Adaptasi Bakat Musik Lokal: Selebriti dari Okezone

Sementara itu, pembicara lain dalam diskusi ini adalah Dekan Fidkom UIN Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto dan pakar KPU Indonesia Mohammad Fadilah.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *