Fiuh! Ibu Rumah Tangga Nekat Menjadi Bandar Judi Online: Okezone News

Uncategorized34 Dilihat

PESAWARAN – Reskrim Polres Pesawaran berhasil menangkap seorang ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai bandar taruhan online pada Kamis 27 Juni 2024 malam.

Tersangka berinisial FA (51), warga Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. FA ditangkap Tim Presisi Tekab 308 Polres Pesawaran di rumahnya.

Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy yang diwakili Kasat Reskrim IPTU Polres Pesawaran Devrat Aolia Arfan mengatakan, “Kami berhasil menangkap seorang perempuan berusia (51) tahun yang diduga bekerja sebagai bandar togel online dan kini tengah menjalani hukuman. kecurigaan. masih menyelidiki.”

Lebih lanjut Kanit Reskrim Polres Pesawaran menjelaskan kronologi kejadian bermula dari diterimanya laporan informasi dari masyarakat bahwa dugaan tindak pidana perjudian togel online terjadi di sebuah rumah di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran. Daerah. . Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Tekab Presisi 308 Polres Pesawaran melakukan patroli perburuan menuju TKP.

Sesampainya di TKP, tim Tekab 308 langsung melakukan penggeledahan di rumah yang menjadi sasaran. Kemudian Tim melihat FA di rumahnya menuliskan beberapa nomor togel di buku catatan.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Kemudian tim mengecek ponsel FA dan menemukan website judi online togel Hongkong Live Draw dari ponsel FA. Selanjutnya FA dan barang bukti lainnya dibawa ke Polres Pesawaran untuk penyelidikan lebih lanjut, ujarnya.

Tim Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran berhasil mengamankan barang bukti dari FA antara lain 1 unit handphone Vivo 1814, satu bungkus kertas bertuliskan nomor undian, 1 buku rekap nomor undian, dan uang tunai hasil pasangan undian senilai Rp 414.000.

Baca Juga  BI Optimistis Perekonomian Indonesia Capai 5,5% di 2024, Ini Alasannya: Okezone Economy

Kini FA dijerat Pasal 27 par. (2) juncto Pasal 45 par. (3) Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau § 303 KUHP.

Menindaklanjuti Saluran WhatsApp Okezone untuk update terbaru setiap hari

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *