Fabio Quartararo takut orang Italia membencinya karena menggantikan Valentino Rossi di Yamaha: Okezone Sports

Uncategorized164 Dilihat

HUTAN – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo rupanya dia takut orang Italia akan membencinya jika dia bergabung dengan tim pabrikan Yamaha. Alasannya sederhana, karena saat Quartararo pindah ke Yamaha, ia menggantikan posisi legenda MotoGP Valentino Rossi di tim tersebut.

MotoGP 2021 menjadi momen yang sangat spesial bagi Quartararo. Pasalnya pada musim itu, Quartararo yang sebelumnya bergabung dengan Petronas Yamaha SRT diberi kepercayaan untuk naik ke tim pabrikan.

Keputusan ini membuat Rossi kehilangan kesempatan untuk pergi ke tim satelit Yamaha. Saat itu, Yamaha lebih memilih mempertahankan Maverick Vinales ketimbang Rossi sebagai rekan tim pabrikan Quartararo.

Keputusan memindahkan pebalapnya ke tim Yamaha juga terjadi pada musim 2020. Perasaan campur aduk pun dirasakan Quartararo saat mengetahui bakal menggantikan Rossi di tim pabrikan Yamaha.

Quartararo senang karena akhirnya mendapat kesempatan bermain untuk tim pabrikan Yamaha di MotoGP. Namun ia juga khawatir keputusannya justru membuatnya dibenci pihak Italia karena mengusir Rossi.

Namun, kenyataannya ketakutan tersebut tidak menjadi kenyataan. Quartararo mampu membuktikan diri dan menjadi juara dunia MotoGP pada tahun 2021 atau tahun debutnya bersama tim pabrikan Yamaha.

“Saya masih merinding mengingat momen itu (kepindahan ke tim pabrikan Yamaha). Mereka memberi tahu saya pada 24 Desember,” kata Quartararo seperti dikutip Motosan, Senin (11/6/2023).

Ikuti berita Okezone berita Google


“Awalnya saya sangat takut karena saat itu Valentino belum pensiun tapi masih di tim Petronas. “Saya takut fans Italia di Misano atau Mugello akan mengkritik saya ketika melihat saya mengendarai motor resmi,” lanjutnya.

Namun pada akhirnya semuanya berjalan baik dan saya berhasil meraih gelar juara (MotoGP 2021), tambah Quartararo.

Baca Juga  CEO IBL mengumumkan penerapan 3 aturan baru di IBL 2024: Okezone Sports

“Sejujurnya, saya tidak tahu (apa yang saya takuti). Mungkin satu-satunya kekhawatiran saya adalah tidak melakukan sesuatu dengan baik, tapi tidak dalam hubungannya dengan orang lain, tapi dengan diri saya sendiri. Di awal musim saya meragukan diri saya sendiri, tapi mereka terus berkarya dan pada akhirnya kami berhasil meraih kepuasan,” imbuh kompetitor berusia 24 tahun itu.

Fabio Quartararo bersama Valentino Rossi

Sayangnya, Quartararo kesulitan untuk kembali ke performa terbaiknya. Setelah gagal menjuarai MotoGP 2022 karena finis kedua, Quartararo tampil lesu di 2023 dan kini berada di posisi ke-16 dengan sisa tiga balapan.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *