Erick Thohir menggabungkan 7 BUMN Karya menjadi 3 perusahaan: Okezone Economy

Uncategorized47 Dilihat

JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir akan memisahkan BUMN Karya dari tujuh perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi atau BUMN Karya menjadi tiga perusahaan.



Erick mengatakan Kementerian BUMN masih punya waktu untuk memperkuat perusahaan pelat merah hingga Oktober 2024, akhir masa jabatannya.

Sedangkan BUMN Karya yang digabungkan antara lain PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT Nindya Karya (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Persero). Tbk atau WIKA dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PTPP.

Erick mencatat, Waskita Karya akan merger ke Hutama Karya, Nindya Karya dan Brantas Abipraya akan merger ke Adhi Karya, lalu Wijaya Karya alias WIKA akan merger ke PTPP. Langkah korporasi ini diumumkan kepada Komisi VI DPR RI saat rapat kerja (raker).

“Di (BUMN) Karya hari ini kami melakukan konsolidasi dalam proses penggabungan tujuh (BUMN) Karya menjadi tiga perusahaan Karya, dengan menggabungkan nama Adhi Karya, Nindya Karya, Brantas, Adhi dan Nindya Karya, lalu HK dengan Waskita dan “Juga PP dengan WIKA, kata Erick.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Konsolidasi perseroan menjadi salah satu opsi untuk menghidupkan kembali bisnis BUMN di bidang konstruksi. Erick mengatakan pemegang saham sudah mulai memilah ketujuh perusahaan tersebut menjadi tiga kelompok untuk fokus pada perannya masing-masing.

“Tapi untuk WIKA dan PTPP bukan masuk tol, menyasar pelabuhan laut dan bandara, tapi tetap masuk ke kawasan pemukiman karena masih ada aset yang tersisa,” jelasnya.

Baca Juga  Bus Disabotase, Relawan Ganjar-Mahfud di Kuningan Bakal Naik Sepeda Motor Ikut Kampanye Besar di GBK: Okezone News

Sedangkan Adhi Karya dan Nindya Karya fokus pada pembangunan rel dan beberapa jalur konstruksi lainnya.

“Kemudian juga penggabungan Adhi Karya, Nindya Karya, mereka akan fokus pada perairan, kereta api dan tentunya beberapa konteks lainnya. “Yang kita lakukan sebenarnya konsolidasi dan peningkatan kesehatan,” kata Erick.

Erick mengatakan, langkah tersebut merupakan upaya menghidupkan kembali bisnis BUMN di bidang konstruksi. Terkait merger Hutama Karya dan Waskita Karya nantinya akan fokus pada pembangunan atau pengembangan jalan tol, jalan tol, dan bangunan hunian komersial.

Baca selengkapnya: 7 Karya BUMN akan merger menjadi 3 perusahaan

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *