Cara Menghitung THR Proporsional Jika Masa Kerja Kurang dari Setahun: Okezone Economy

Uncategorized34 Dilihat

JAKARTA – Cara menghitung THR Relatif jika masa kerja kurang dari satu tahun. Perusahaan wajib membayar tunjangan hari raya (THR) kepada karyawannya.



Hal ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Sumber Daya Manusia Nomor M/2/HK.04/III/2024 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Cuti Keagamaan Tahun 2024 bagi Pekerja/Karyawan di Perusahaan.

SE telah merumuskan tata cara penghitungan pembayaran THR kepada pekerja lepas dan pekerja kontrak. Mereka yang memiliki usia kerja lebih dari 1 bulan atau lebih dari 1 tahun memiliki pembayaran THR yang berbeda-beda.

Berikut cara menghitung THR yang diprorata jika masa kerja kurang dari setahun. Bagi pekerja/buruh yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian lepas, pembayaran THR dihitung bagi pekerja/buruh yang telah bekerja 12 bulan atau lebih, upah bulanan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelumnya. pertunjukan keagamaan. liburan.

Sedangkan bagi pekerja/pegawai yang bekerja kurang dari 12 bulan, upah THR 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima setiap bulannya selama masa kerja.

Bagi pekerja atau pekerja yang digaji dengan sistem output satuan, perhitungan upah satu bulan didasarkan pada rata-rata upah 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Kementerian HRD mengimbau perusahaan-perusahaan tersebut memenuhi batas waktu pembayaran THR yang diberikan paling lambat H-7 Idul Fitri dan pendistribusiannya bisa dimulai sekarang.

Nomor Menteri Sumber Daya Manusia SE M/2/HK.04/III/2024 juga mengatur pembayaran bagi pekerja lepas seperti ojol dan kurir platform belanja online.

Baca Juga  Sinopsis Hollow Man, Manusia Tak Terlihat Pembawa Bencana : Okezone Celebrity

Dalam SE tersebut dijelaskan bahwa bagi pekerja/pegawai yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian lepas dihitung pembayaran THR, khusus bagi pekerja/pegawai yang telah bekerja 12 bulan atau lebih, upah bulanan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

Sedangkan bagi pekerja/pegawai yang bekerja kurang dari 12 bulan, upah THR 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima setiap bulannya selama masa kerja.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *