Berapa gaji pengawas pemilu tahun 2024? : Okezone Ekonomi

Uncategorized138 Dilihat

JAKARTA – Ukuran Pantarlih plat Pemilu 2024 menjadi pusat perhatian masyarakat yang antusias menyambut dinamika tersebut Pemilu 2024.

Menyambut momen penting dalam demokrasi Indonesia ini, petugas terlatih siap memantau dan menjaga integritas demokrasi, termasuk Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).



Sejak setiap periode pemilu, KPU telah menjalankan tugasnya dengan penuh komitmen. Gaji yang mereka terima tidak hanya mencakup bekerja pada hari pemilihan, tetapi juga mencakup persiapan serius dan pelatihan khusus untuk memahami tugas dan tanggung jawab mereka.

Lantas berapa gaji KPU tahun 2024 saat ini? Apakah jumlah insentif yang diberikan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya? Simak jawabannya pada artikel berikut ini.

Besaran gaji calon pemilu 2024

Pantarlih merupakan tenaga kerja yang khusus dibentuk oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang melakukan proses pendaftaran dan pemutakhiran data pemilih pada serangkaian tahapan pemilu.

Sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (GEC) Nomor 8 Tahun 2022, pada Pemilu 2024 akan ditetapkan satu orang yang ditempatkan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kabupaten/Kota.

Petugas pemilu Pantarlih tahun 2024 juga mendapat gaji Rp 1 juta per bulan. Besaran gajinya rupanya sama dengan pemilu 2020 dan dibandingkan pemilu sebelumnya di tahun 2019 mengalami kenaikan yakni sebesar Rp 800 ribu.

Masa kerja pantarlih pemilu 2024 dimulai pada tanggal 6 Februari sampai dengan 15 Maret 2023 dengan masa kerja sekitar 2 bulan, sehingga total gaji setiap pantarlih pemilu tahun 2024 adalah sebesar Rp 2 juta.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Baca Juga  Israel menghabiskan waktu hingga Rp 21 triliun untuk menangkis serangan drone dan rudal Iran: Okezone News

Syarat Pendaftaran Calon Pemilu 2024

Dengan menerima gaji sebesar itu, Pantarlih tidak dipilih sembarangan. Berdasarkan peraturan KPU di atas, terdapat 5 syarat yang harus dipenuhi oleh seseorang yang ingin mendaftar menjadi Pantarlih Pemilu 2024 sebagai berikut:

Harus warga negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 17 tahun.

Harus berdomisili di wilayah kerja PPDP Pantarlih terkait.

Memiliki kondisi fisik dan mental yang prima.

Minimal ijazah sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat.

Tidak boleh menjadi anggota partai politik, tim pemilu, atau tim pemenangan peserta pemilu pada pemilu lalu.

PKPU juga menyatakan bahwa seseorang yang tidak memenuhi persyaratan tingkat pendidikan minimum yang dipersyaratkan dapat masuk sebagai orang perseorangan yang mempunyai kemampuan dan keterampilan membaca, menulis, dan berhitung yang ditunjukkan melalui deklarasi.

Berdasarkan Pasal 51 dan 52, proses seleksi dilakukan oleh PPS dengan prosedur penerimaan terbuka dan memperhatikan kompetensi, kapasitas, integritas, dan independensi calon Pantarlih.

Dengan demikian, kita berharap pemilu 2024 tidak hanya menjadi ajang suksesnya demokrasi, namun juga menjadi contoh bagi pemilu-pemilu mendatang yang prinsip utamanya adalah keadilan dan transparansi.

Selain itu, kenaikan gaji Komisi Pengawas Pemilu 2024 merupakan salah satu upaya KPU dalam meningkatkan kualitas pemutakhiran data pemilih. KPU berharap dengan kenaikan gaji ini, Pantarlih bisa lebih fokus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *