Begini Cara Merawat Luka Flu Singapura yang Benar, Cegah Infeksi Sekunder : Okezone Health

Uncategorized78 Dilihat

FLU Singapura atau dikenal juga dengan Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD) cenderung lebih banyak menyerang anak-anak. Biasanya luka di tangan, kaki, dan mulut mudah terasa gatal. Namun, jika luka tersebut tidak ditangani dengan baik, dikhawatirkan dapat memicu infeksi sekunder pada kulit Si Kecil.

Dokter Anak, Dr. Ardi Santoso menjelaskan, infeksi sekunder bisa terjadi pada kasus flu Singapura. Hal ini biasanya terjadi akibat adanya garukan pada luka dan masuknya kotoran ke dalam kulit dari luka.

“Perawatan luka bila anak terkena HFMD atau Flu Singapura agar tidak meninggalkan bekas dan menjadi infeksi sekunder. “Infeksi sekunder adalah infeksi yang terjadi akibat infeksi yang terakumulasi akibat garukan atau karena kotoran masuk ke kulit yang terbuka,” kata dr. Ardi dikutip dari akun Instagram @ardisantoso pada Jumat (17/5/2024).

Itu sebabnya Dr. Ardi berpesan agar Si Kecil tidak menggaruk lukanya, meski sering terasa gatal. Selain itu, sejukkan suasana di sekitar anak agar ia tidak mudah berkeringat. Sebab jika si Kecil terlalu sering berkeringat, lukanya akan semakin terasa gatal. Dokter Ardi juga menyarankan Anda untuk mandi dan membersihkan lukanya.

Oleh karena itu, syarat pengobatan yang pertama adalah tidak menggaruk, menghilangkan rasa gatal akibat keringat berlebih. Berikan suasana yang menyenangkan. “Kalau begitu kamu bisa mandi dan membersihkan diri,” katanya.

Namun jika lesi flu singapura di kulit tidak melepuh dan hanya berwarna merah, maka disarankan menggunakan krim kalamin atau bubuk kalamin. Sedangkan jika lukanya cukup parah hingga menimbulkan koreng atau bekas luka, sebaiknya luka tidak digaruk dan dibersihkan dengan larutan antiseptik.

Ikuti berita Okezone berita Google

Baca Juga  Riset MNC Sekuritas: Area Uji IHSG Rentan Koreksi 6.820: Okezone Economy

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

“Kalau tidak melepuh, hanya merah, bisa pakai lotion kalamin, bisa pakai bedak kalamin agar tidak terlalu gatal. Tapi kalau lukanya parah sampai koreng, tahan saja, jangan digaruk. “Bersihkan dengan antiseptik,” kata dokter. Ardi.

Dokter Ardi berpesan, jika luka mengeluarkan darah hingga muncul nanah, sebaiknya konsultasikan ke dokter dan bersihkan luka secara rutin.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *