Apakah anak Anda menderita demam berdarah? Dokter mengimbau orang tua mewaspadai fase kritis: kesehatan Okezone

Uncategorized88 Dilihat
KEJADIAN Demam berdarah dengue (DBD) kembali meningkat di beberapa wilayah Indonesia. Faktanya, kasus demam berdarah tercatat di wilayah Jawa Barat sebanyak 4.637 kasus dengan kematian 36 orang sepanjang Januari hingga Februari 2024.

Menyikapi kondisi tersebut, dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan penyakit menular tropis, Dr. dr. Soroy Lardo, SpPD KPTI FINASIM menjelaskan, anak penderita DBD memerlukan persetujuan atau perhatian lebih. Karena sistem kekebalan tubuh belum berkembang sempurna, anak-anak lebih rentan terkena demam berdarah.

Selain itu, orang tua perlu lebih memperhatikan kondisi tubuh anaknya. Selain itu, demam berdarah memiliki beberapa fase sehingga orang tua harus mengetahui fase-fase tersebut.

“Orang tua pasti bisa melihat tiga stadium penyakit demam berdarah dengue. Jadi kalau pada fase pertama yaitu fase viremia biasanya kita periksa, hari pertama dilakukan hitung darah lengkap yang mengandung leukosit, Hb dan trombosit. Kemudian keesokan harinya kami periksa kembali dan trombositnya turun dan harus segera kami bawa ke layanan kesehatan untuk diperiksa, kata dr Soroy, dikutip dalam media briefing virtual PB IDI ‘Penatalaksanaan Integratif Demam Berdarah Dengue’, Selasa. . (27.2.2024).

“Jadi masalahnya ibu-ibu selalu tidak paham. Kalau lihat di rumah, mereka jaga diri, mereka kasih paracetamol, mereka kasih oralit, lalu di hari ketiga mereka lihat demamnya sudah turun.” , padahal itu fase kritis menurut WHO,” ujarnya.


Ikuti berita Okezone berita Google


Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Selain itu, meluasnya upaya pencegahan DBD di berbagai daerah membuat permasalahan DBD masih sangat kompleks. Untuk itu, Dr Soroy mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan dan meningkatkan pemahamannya terhadap penyakit demam berdarah.

Baca Juga  Wisata Tak Terlupakan The Rain, Nikmati Salju di Grasberg Papua: Selebriti Okezone

Sebagai informasi, menurut Kementerian Kesehatan, tahap kritis demam berdarah dapat ditandai dengan sakit perut yang parah, muntah terus-menerus, perubahan suhu yang signifikan, manifestasi hemoragik, atau perubahan status mental.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *