Akan Ada Merger dengan Nindya dan Brantas Abipraya, Ini Kata Adhi Karya: Economy Okezone

Uncategorized37 Dilihat

JAKARTA – PT Adhi Karya (Persero) akan merger dengan dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya, Nindya Karya dan Brantas Abipraya. Rencana tersebut sebelumnya diungkapkan Menteri BUMN Erick Thohir.

Direktur Utama ADHI Entus Asnawi Mukhson mengungkapkan, saat ini perseroan telah menerima surat persiapan terkait rencana merger. Namun persiapannya tidak dilakukan bersamaan dengan Nindya Karya dan Brantas Abipraya.



“Hal itu disampaikan Pak Erick Thohir terkait merger, memang surat persiapannya sudah kami terima, tapi masih kami lakukan secara terpisah, jadi kami sedang mempersiapkan sendiri penghargaannya,” kata Entus dalam konferensi pers di ADHI Tower Jakarta, Senin ( 1/4/2024).

Rencana merger tersebut nantinya akan berbentuk holding company. Tidak menutup kemungkinan, lanjut Entus, ADHI akan berperan sebagai induk holding karena memiliki modal ekuitas terbesar.

“Jadi kalau sudah waktunya turun, masing-masing kita punya valuasi dan nilai pasar yang wajar,” tambah Entus.

Sebagai informasi, Kementerian BUMN telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR dan Kementerian Keuangan untuk mendukung rencana konsolidasi beberapa Karya BUMN. Sementara ADHI, Nindya Karya, dan Brantas Abipraya akan fokus pada proyek konstruksi terkait infrastruktur air dan kereta api.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Dari sisi kinerja, pada tahun 2023 perseroan mengalami peningkatan pendapatan sebesar 48% dibandingkan tahun lalu menjadi Rp 20,1 triliun. Proyek LRT Jabodebek berkontribusi sekitar 20% dan proyek tol Sigli-Banda Aceh sekitar 10% terhadap peningkatan pendapatan.

Dari sisi neraca, total liabilitas ADHI hingga Desember 2023 tetap sebesar Rp31,2 triliun, naik tipis 0,4% dibandingkan tahun lalu. Dari sisi ekuitas, ADHI memperkirakan pertumbuhan sebesar 4,5% year-on-year menjadi Rp 9,2 triliun pada FY2023.

Baca Juga  Memasuki pressure test MasterChef Indonesia, Chef Arnold membuang hiasan makanan Belinda: Okezone Lifestyle

Dengan peningkatan kinerja tersebut, ADHI dapat meningkatkan rasio EBITDA finansial terhadap bunga yang membaik dari 1,9x menjadi 2,2x pada tahun 2023. Dari sisi arus kas, ADHI juga mencatatkan arus kas operasi positif pada laporan audit tahun 2023.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *