Ada beasiswa khusus untuk pelajar Palestina, kamu bisa kuliah di Indonesia gratis S1 hingga S3: Okezone Edukasi

Uncategorized45 Dilihat

JAKARTA – Pelajar Palestina dapat melanjutkan studinya dengan memanfaatkan peluang yang ada beasiswa. Kesempatan tersebut diberikan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Universitas Syiah Kuala yang mengumumkan akan diberikan beasiswa pendidikan bagi pelajar Palestina yang ingin melanjutkan pendidikan, baik pada jenjang sarjana, magister, maupun doktoral. Kedua belah pihak telah menyepakati hal ini melalui Memorandum of Understanding (MoU).

BACA JUGA:

Apalagi dengan penandatanganan perjanjian kerjasama, Universitas Syiah Kuala akan mempersiapkan mata kuliah Bahasa Indonesia sebelum dimulainya tahun ajaran baru. Hal ini memudahkan pelajar Palestina untuk beradaptasi dengan lingkungan Indonesia.

“Kami berharap program ini juga dapat dikembangkan oleh IDI di daerah lain yang bekerjasama dengan universitas setempat untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa asal Palestina untuk menyelesaikan pendidikannya dengan baik,” ujar DR Dr Moh. Adib Khumaidi, SpOT selaku Dirjen IDI, dalam keterangan resmi, Sabtu (30/12/2023).

BACA JUGA:

Menurutnya, program ini merupakan wujud nyata pelajar Palestina untuk mendapatkan kesempatan pendidikan bagi generasi mudanya. Dengan kuota awal sebanyak 83 orang, beasiswa yang diberikan Universitas Syiah Kuala dan IDI wilayah Aceh ini mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, biaya asrama, visa pelajar, dan asuransi kesehatan.

Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

Selama empat tahun untuk program sarjana dan dua tahun untuk program pascasarjana, Ketua IDI Wilayah Aceh Safrizal Rahman mengatakan, kuota beasiswa 83 itu mencakup lima kuota untuk pendidikan kedokteran. Kuota kedokteran gigi ada tiga, kedokteran spesialis 15 kuota, keperawatan lima kuota, pasca sarjana keperawatan tiga kuota, kedokteran hewan dua kuota, pasca sarjana kedokteran hewan dan kesehatan masyarakat dua kuota, ilmu kelautan dan perikanan 15 kuota, sains dan matematika tujuh kuota. , 11 kuota di bidang Teknik dan enam di Pascasarjana Teknik serta tujuh kuota di berbagai Fakultas Pascasarjana Universitas Syiah Kuala.

Baca Juga  Nenek Jadi Korban Begal Payudara di Depok, Polisi Turun Tangan: Okezone Megapolitan

BACA JUGA:

“Dengan awal yang baik ini, kami juga berharap perguruan tinggi di seluruh Aceh turut serta memberikan kuota yang lebih banyak untuk menampung lebih banyak mahasiswa Palestina untuk melanjutkan pendidikannya,” kata Dr Safrizal yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Syiah Kuala. Universitas.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *