5 Fakta Sengketa Hotel Sultan yang Terpaksa Kosongkan Lahan Hingga Pasang Spanduk: Okezone Economy

Uncategorized115 Dilihat

JAKARTA – Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (GBK) ditujukan kepada manajemen Hotel Sultan memberitahukan bahwa batas waktu pelepasan tanah blok 15 kawasan GBK (lokasi Hotel Sultan) telah lewat.

Namun Hotel Sultan masih beroperasi normal dan tamunya masih banyak.

Sertifikat HPL yang diterbitkan pada tahun 1989 menjelaskan bahwa tanah tersebut sah menjadi milik negara pada saat negara memperolehnya. Jadi kawasan ini bukan tanah negara bebas.

Keadaan kepemilikan negara atas harta benda tersebut juga diperkuat dengan adanya putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap, mulai dari pengadilan negeri, pengadilan tinggi, proses kasasi dan diakhiri dengan empat putusan Peninjauan Kembali (PK), di yang dinyatakan HPL 1/Gelora atas nama cq PPKGBK adalah sah.

Berikut Okezone rangkum fakta sengketa Hotel Sultan sehingga masih banyak tamunya, Minggu (10/8/2023).

1. Tidak lagi mempunyai izin usaha

Kuasa hukum PPGBK, Saor Siagian menjelaskan, saat ini PT Indobuildco sudah tidak lagi diizinkan secara hukum untuk mengoperasikan Kawasan Hotel Sultan. Pasalnya Hak Guna Bangunan (HGB) milik PT Indobuildco telah habis masa berlakunya dan tidak memiliki izin perpanjangan dari Kementerian Agraria/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

HGB PT Indobuildco yang mendapat izin perpanjangan pada tahun 2003 telah habis masa berlakunya pada tanggal 3 Maret 2023 untuk HGB26/Gelora dan pada tanggal 4 April 2023 untuk HGB 27/Gelora.

Ikuti berita Okezone berita Google


2. Anda telah menerima peringatan

Saor Siagian menjelaskan, PPGBK telah memperingatkan PT Indobuildco untuk menetapkan batas waktu pelepasan pada 29 September 2023.

Selain itu, PPKGBK telah beberapa kali melayangkan surat kepada PT Indobuildco untuk mengosongkan lahan tersebut karena hak pakai bangunan tersebut telah habis.

Baca Juga  1.305 Staf Direktorat Perhubungan Polda Metro Jaya dikerahkan untuk mengamankan pemilu 2024: Okezone Megapolitan

3. Masih banyak agenda

Kuasa hukum PT Indobuildco, Hamdan Zoelva mengatakan, saat ini masih banyak ruangan dan ruang pertemuan yang sebelumnya sudah dipesan. Oleh karena itu, pihak manajemen tidak bisa langsung membatalkan tamu yang telah melakukan reservasi sebelumnya.

Misalnya, terdapat beberapa acara yang direncanakan seperti pertemuan ibu kota Indonesia dan kegiatan internal Adaro Energy.

4. Jangan angkat kaki Anda

Kuasa hukum Indobuildco, Hamdan Zoelva mengatakan, belum ada perintah pengadilan yang menetapkan PT Indobuildco harus keluar dari kawasan Hotel Sultan. PT Indobuildco juga sudah memberlakukan keputusan untuk membayar biaya izin penggunaan lahan kepada HPL beserta bunga dan denda.

Jadi tidak ada perintah pengadilan untuk mengosongkan kawasan Hotel Sultan.

5. Akan ada pembangunan daerah

Direktur Utama PPKGBK Rakhmadi A Kusumo mengatakan, pemerintah telah menyiapkan rencana induk untuk mengembangkan kawasan GBK menjadi kawasan terpadu dan modern berstandar internasional serta bermanfaat bagi lingkungan, sosial, ekonomi, dan budaya.

Sesuai rencana wilayah, pengembangan wilayah GBK akan difokuskan pada tiga hal. Pertama, membangun ruang publik, ruang komersial, dan kawasan TOD (Transit Oriented Development).

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *