5 Fakta 4 Bank Bangkrut, Berikut Daftarnya: Economy Okezone

Uncategorized36 Dilihat

JAKARTA – Ada 4 di antaranya perbankan di Indonesia dia bangkrut lagi. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) mengalaminya, yang diproses melalui hukum.


Pembatalan keempat BPR tersebut dilakukan sesuai dengan keputusan anggota Dewan Komisioner OJK nomor KEP-20/D.03/2024 tanggal 20 Februari 2024 tentang pencabutan izin usaha Perumda BPR.

Berdasarkan catatan Okezone hingga Sabtu (3/9/2024), berikut fakta 4 orang yang bangkrut di Indonesia.

1. 4 bank yang bangkrut

Pada Februari 2024, Kantor Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha empat BPR. Diantaranya adalah BPR Usaha Madani Karya Mulia, BPR Bank Pasar Bakti, BPR Bank Purworejo dan BPR EDCCASH.

2. Rencana pengembangan upaya

Direktur Eksekutif Pengawasan Perbankan Dewan Komisioner OJK Dian Ediana Rae mengatakan OJK akan menyusun rencana untuk memperkuat kinerja BPR.


Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya

“Memang nanti rencana BPR akan kita buat sekomprehensif mungkin yang mengatur banyak hal terkait manajemen risiko, organisasi, GCG, SDM. Kita buat sekomprehensif mungkin. Kenapa? Memang saat ini ada beberapa BPR yang terpaksa ditutup karena masalah mendasar,” kata Dian.

3. Perubahan BPR

Namun, OJK akan menyelesaikan permasalahan BPR terlebih dahulu. Setelah itu, tampilan Undang-Undang tentang Pembangunan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) akan berubah.

Hal ini sebagai upaya mendorong BPR masuk ke pasar modal. Selain itu, standar sistem pembayaran BPR juga akan diperbaiki.

Terkait aturannya, OJK akan merumuskannya lebih detail. Tujuannya untuk mencegah kebangkrutan BPR lain.

“Kedepannya BPR bisa listing di pasar modal dan transaksi pembayarannya bisa BPR seperti bank umum. Standarnya akan diubah dan diperbaiki dalam segala hal, memang masalah ini akan dijelaskan lebih detail sehingga kedepannya OJK berharap agar tidak ada lagi BPR yang ringkih,” jelasnya.

Baca Juga  Pekerja pelabuhan Bakauheni yang terjebak di tali tambat kapal putus kakinya: Okezone News

4. BPR yang tersisa akan diperkuat

Selain itu, BPR sisanya merupakan BPR yang diperkuat dari sisi permodalan dan konsolidasi. Selain itu, kedepannya OJK akan membatasi kepemilikan BPR.

“Oleh karena itu, satu orang tidak boleh lagi punya 10 BPR. Nanti yang lain jadi cabang. Jadi BPR-nya dikurangi, tapi fungsinya sama. Jadi tidak mengganggu akses keuangan masyarakat,” kata Dian .

5. BPR segmen UMKM

Dari sisi persaingan, agar BPR tumbuh baik, maka akan fokus pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tanpa harus memperhatikan persaingan dengan bank-bank besar.

BPR juga akan fokus pada bank rakyat alias bank komunitas, sehingga pendekatannya akan dilakukan secara personal.

“Segmen pasar UMKM sangat luas, bisa dibilang (pasar UMKM) tidak ditangkap oleh bank-bank besar termasuk BRI karena skalanya terlalu kecil untuk bank-bank besar,” imbuhnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *